wawancara dengan seorang tukang sayur

saya mewawancarai seorang tukang sayur untuk tugas yang diberikan oleh dosen saya,yaitu tuga ilmu budaya dasar. disini saya sedikit mewawancarai tukang sayur dekat rumah saya, yang setiap hari nya berjualan sayur dari jam 7 sampai jam 4 sore. mulai saja wawancara saya dengan tukang sayur seperti berikuut :

saya : selamat pagi bu..

ibu suyanti : iyaa selamat pagi ka,

saya : saya mau nanya sedikit tentang pekerjaan yang ibu kerjakan sehari-hari sebagai tukang sayur,apakah ibu bersedia untuk saya wawancarai?

ibuĀ  suyanti : mau nanya apa ka? iya ibu bersedia..

saya : untuk mempersingkat waktu langsung aja yaa bu, sejak kapan ibu berjualan sayur?

ibu suyanti : saya berjualan sejak tahun 1990 ka sampai saat ini,,kurang lebih 10thn saya berjualan sayur.

saya : oh,, ibu memiliki anak berapa,suami ibu bekerja?

ibu suyanti : saya memiliki tiga orang anak, suami saya bekerja wiraswasta..

saya : ibu berangkat dari rumah untuk berjualan sayuran dari jam berapa?

ibu suyanti : saya berangkat berjualan jam 4 pagi sehabis itu saya berangkat kepasar lalu langsung berjualan..

saya : ibu belanja ke pasar cuma sendiri atau ditemani oleh anak ibu ?

ibu suyanti : terkadang anak saya ikut membantu kepasar dan berjualan dengan saya, sampai sore jika hari sekolah sedang libur..

saya : ohh,,selain berjualan sayur apa ibu ada pekerjaan lain?

ibu suyanti : saya selain berjualan sayur saya juga bekerja sambilan membatu bersih-bersih rumah bisa dibilang sebagai pekerja ibu rumah tangga.

saya : tekadang apa ibu pernah pulang sampai larut malam jika sayuran ibu belum habis?

ibu suyanti : tidak, karena walaupun sayuran saya belum habis saya tetap pulang karena ada pekerjaan lain yang saya kerjakan pekerja rumah tangga.

saya : apa ibu pernah merasa lelah dalam pekerjaan ibu selama ini?

ibu suyanti : terkadang iya merasakan lelah dan bosan, tapi ini lah yang harus ibu jalani untuk membiayai kebutuhan rumah..

saya : oh seperti itu, sekiranya wawancara saya dengan ibu sudah cukup sebelumnya saya berterimakasih yaa bu sudah mau diwawancarai oleh saya ..

ibu suyanti : iya ka sama sama.

dari kesimpulan wawancara saya dengan seorang tukang sayur tersebut jadi dalam bekerja kita harus bekerja keras, gak boleh mengeluh, karena untuk mencapai suatu tujuan kita harus bekerja keras dan yakin akan usaha kita walaupun melelahkan. Setelah wawancara selesai saya berlam tangan dan saya foto bersama dengan narasumber.

About these ads

7 gagasan untuk “wawancara dengan seorang tukang sayur

  1. luthfi mengatakan:

    thanks .. jadi bisa di copas bwt tugas,,hhe

  2. DESSY mengatakan:

    SAYA MELIHAT ITU JADI TERHARU

  3. RM jemirin mengatakan:

    luar biasa bisa bertemu lgsung dg audiens….

  4. SUTRI mengatakan:

    mantab
    (y)

  5. bobby mengatakan:

    good job

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s